Showing posts with label ACCURATE Accounting Software. Show all posts
Showing posts with label ACCURATE Accounting Software. Show all posts

Sunday, April 20, 2014

Contoh Daftar Barang dengan Parent untuk di Import

Berikut ini adalah contoh daftar barang dengan Parent(Induk) dalam format xls untuk dapat diimport ke ACCURATE.
DaftarBrangDgnParent-Import
Jadi kolom Parent diisi dengan nomor item dari item induk nya. Dan saldo awal diisi di item-item anak, maka otomatis Qty parent akan terupdate.
Untuk bagaimana cara import silahkan simak disini.

(Available for 4)

Laporan Penjualan per Penjual (Salesman)

Bagaimana menampilkan Laporan Penjualan per Penjual(Salesman), simak langkah-langkah berikut ini :
  1. Laporan | Penjualan | Rincian Penjualan per Pelanggan
  2. Modifikasi | Kolom Tersedia | Salesman, double-click bagian Name
  3. Modifikasi | Group, Add Group pilih Salesman Name. Pindahkan Salesman Name ke posisi paling atas menggunakan panah merah disamping kanan.
  4. Masih menunjuk ke group Salesman Name, klik setting dibawah, bagian Show Hearder centang Salesman Name, Show Footer centang Amount, juga COGS dan Gross Profit jika diperlukan.
  5. Masih di Group, hapus group Customer No. dengan cara click sekali di Customer No. kemudian click tombol X untuk menghapus.
  6. Modify | Selected Column and Filter, centang untuk Customer Name dan juga COGS dan Gross Profit, jika diperlukan. Setelah itu klik Ok
SalesPerSalesmanSalesPerSalesman_hasil

(Available for v4)

Wednesday, July 24, 2013

Cash To COGS Dan Cash From Sales di Laporan Cash Flow Direct Method

Apabila Anda membuka report Cash Flow Direct Method salah satu bagian disana ada Cash To COGS dan Cash From Sales, darimanakah nilai tsb ? Informasinya ada pada penjelasan dibawah ini.
Cash From Sales = Kas Dari Penjualan berasal dari semua GL Account tipe Cash Bank untuk sumber transaksi Sales Receipt / Penerimaan Penjualan.
Jadi misalkan dari Cash Flow Monthly, terlihat Cash From Sales adalah sekian rupiah. Maka Anda dapat membandingkan nilai yang ada disana dengan Report GL Detail dengan memfilter tipe akun Cash Bank dan untuk Source adalah Sales Receipt atau Penerimaan Penjualan.
Demikian juga untuk Cash To COGS = Kas Dari Pembelian, maka dapat dibandingkan dengan GL Detail dengan filter tipe akun Cash Bank dan untuk Source yang sumbernya dari Purchase Payment. atau Pembayaran Pembelian.
(Available for v3&v4)

SUMBER : ACCURATE SOLUTION CENTER

Mencetak tulisan Lunas / Paid pada Faktur Penjualan

Apabila Anda sudah melunasi faktur penjualan di ACCURATE, maka akan terlihat di faktur penjualannya, simbol atau tulisan PAID / LUNAS. Bagaimana cara agar ketika mencetak faktur ini, tulisan PAID atau LUNAS tadi dapat tercetak ? Berikut ini langkah-langkahnya.
  • Buka template Invoice yang ingin ditambahkan tulisan PAID / LUNAS dari menu Setup | Form Template | Double klik nama rancangan sales invoicenya lalu klik Designer
  • Pilih menu File | Data Dictionary lalu buat variable baru [Owing] yang merujuk ke kolom OWING dari DialogForm.qrySIARInv | Owing
lunas1
  • Selanjutnya, buat memo baru yang berisi tulisan LUNAS atau PAID, pada bagian script rumus itu tambahkan: visible := ([Owing] = 0);
lunas2
  • Selanjutnya klik tanda OK dan Save untuk rancangan tsb, kemudian gunakan untuk mempreview transaksi yang sudah lunas.
(Available for v4)

SUMBER : ACCURATE SOLUTION CENTER

Thursday, June 20, 2013

Menampilkan Sisa Credit Limit di SO (Sales Order)

Jika Anda, mengisi Credit Limit pada List | Customer. Untuk menampilkan sisa credit limit dari customer tersebut di SO, berikut ini langkah-langkah untuk menampilkannya.
  • Dari menu Setup | Form Template, double klik nama rancangan sales order Anda dan klik pada bagian Design as FRF.
  • Klik Page2, lalu klik sekali pada IBX nomor 2 yang berada ditengah, kemudian tekan F11 pada keyboard. Akan muncul Object Inspector, klik SQL.
  • Setelah itu akan tampil SQL Editor. Pada bagian SELECT tambahkan “g.Amount CurrentBalance, c.CreditLimit,” sebelum baris “from SO a“.
  • Tambahkan baris “Left Outer Join GET_PERSONBALANCE (a.CustomerID, current_date, current_date )g on a.CustomerID=g.ID” sebelum baris “Where a.SOID=:SOID“. Berikut ini tampilan lengkapnya.
Limit1
  • Selanjutnya klik Ok atau tanda centang, lalu klik Page1 dan klik menu File | Data Dictionary.
  • Pada “Data Dictionary” tambahkan variabel “CreditLimit” pada folder “Invoice” yang value-nya didapat dengan memilih
    CREDITLIMIT” dari “DialogForm.qrySOMaster“.
limit2
  • Pada “Data Dictionary” tambahkan variabel “CurrentBalance” pada folder “Invoice” yang value-nya didapat dengan memilih “CURRENTBALANCE” dari “DialogForm.qrySOMaster“.
limit3
  • Buat memo baru (Insert Rectangle Object) dan isikan memo tersebut dengan “[[CreditLimit]-[CurrentBalance]]“.
limit4
  • Selanjutnya klik Save, dan silahkan preview SO nya.
(Available for V4)

Wednesday, June 19, 2013

Memunculkan Item DP (-1) Di Daftar Barang Yang Digunakan Untuk Mencatat DP Penjualan dan Pembelian

Apabila Anda baru pertama kali setup awal database, item DP (item dengan nomor -1), tidak muncul di menu Daftar Barang. Bagaimana  cara untuk membuatnya, silahkan ikuti panduan di bawah ini.
  • Dari Menu List | Item, lalu klik New.
  • Pilih tipe item menjadi Non Inventory Part.
  • Isikan pada bagian Item No dengan -1
  • Kemudian pada bagian Item Description, isikan Down Payment, lalu klik OK.
  • Akan tampil konfirmasi seperti di bawah ini. Silahkan Anda klik OK, agar item DP dapat terbentuk.
DP
(Available for v4)

SUMBER :  ACCURATE SOLUTION CENTER

Membulatkan PPn tanpa angka dibelakang koma

Setup | Preferences | Taxation, centang option “Number for Each Invoice”, lalu Decimal Places isi dengan angka 0.
Settingan ini akan efek ditransaksi yang berikutnya kita buat. Untuk transaksi yang sudah pernah dibuat, jika mau mengikuti settingan diatas, langkah nya :
  1. Edit Invoice tsb dari List | Sales | Sales Invoice,  double klik baris Invoice yang dimaksud
  2. Uncheck option “Customer is Taxable” yang ada di customer tsb, kemudian Centang kembali option tsb, Save&Close.
(Available for v3 & v4)

SUMBER : ACCURATE SOLUTION CENTER

“Number For Each Invoice” di Preferences

Decimal Places
Disini kita bisa menentukan berapa digit dibelakang koma yang kita inginkan untuk PPn 10% atas setiap invoice yang kita keluarkan. Misal kita mau PPn hanya 2 digit dibelakang koma saja, isi field ini dengan angka 2, maka hasil pembulatannya seperti contoh di bawah ini :
PPn 10%= 379.988,5558, maka hasilnya 379.988,56
PPn 10%= 379.988,5548, maka hasilnya 379.988,55
Rounded (Lower)
Pembulatan kebawah, yang jika kita isi dengan 100, dan hasil 10% PPn adalah 299.988,888 maka PPn akan dibulatkan menjadi 299.900. Atau jika field ini kita isi dengan angka 1, maka PPn akan dibulatkan kebawah menjadi 299.988.
Rounded (Upper)
Seperti contoh diatas, jika field ini diisi dengan 100 dan hasil 10% PPn adalah 299.988,888 maka PPn akan dibulatkan menjadi 300.000. Atau jika field ini kita isi dengan angka 1, maka PPn akan dibulatkan keatas menjadi 299.989.

Friday, June 14, 2013

Mengembalikan Pembayaran Dari Customer, Atas Invoice Yang Sudah Dilunasi Tetapi Terjadi Retur Penjualan

Seringkali jika Anda bertindak sebagai Penjual, adakalanya Faktur Penjualan yang telah dilunasi, ada sebagian atau semua barang yang diretur. Kemudian dari pihak Customer, ingin meminta uang tersebut dikembalikan. Bagaimana cara menginputnya di ACCURATE ? Berikut ini langkah-langkahnya.
  • Jika, proses retur terjadi setelah pelunasan, maka akan tampil nilai Owing dengan tanda MINUS di Sales Receipt atas nama Customer tsb, seperti gambar di bawah ini.
awalretur
  • Awalnya kondisi Owing minus tsb diawali dari kondisi Penjualan — Penerimaan Penjualan — Retur Penjualan, seperti urutan gambar di bawah ini.
retur1

lalu
retur2

kemudian
retur3

  • Jika kemudian Customer ingin meminta uang kembali dari Anda (Penjual), maka lakukan proses Sales Receipt dari menu Activities | Sales | Sales Receipt dan centang faktur yang Owingnya MINUS, seperti pada contoh gambar di bawah ini.
retur4

  • Jika sudah selesai, klik save sehingga nilai kas atau bank Anda akan berkurang sebagai tanda pengembalian dana dari retur penjualan tersebut.
Catatan : Langkah ini bisa dilakukan juga untuk pengembalian dana dari vendor akibat Retur Pembelian, hanya bedanya dilakukan di modul Purchase / Pembelian.
(Available for v3 & v4)

Saturday, June 1, 2013

Terjadinya Selisih Kurs

Sehubungan dengan Selisih Kurs, di Accurate terdapat setting akun, Selisih Kurs Terealisir(Realize G/L) & Selisih Kurs Belum Terealisir(Unrealize G/L) dari Setup | Preferences | Currency Default Account, untuk masing-masing currency nya. Kita bisa menggunakan akun yang sama atau membedakan nya untuk setiap mata uang nya.
Pengakuan Selisih Kurs sendiri terjadi dalam kondisi :
A. Pelunasan dari Customer atau Pembayaran kita ke Vendor mata uang asing.
  • Accurate otomatis menghitung dan menjurnal selisih kurs transaksi pelunasan tsb, dihitung dari Rate Pelunasan dengan Rate Invoice yang dilunasi jika di Invoice dan Pelunasan di periode yang sama.
  • Atau jika beda periode maka selisih kurs akan dihitung dari Rate Pelunasan dengan Rate Period End periode sebelum tanggal Pelunasan(dengan rate penyesuaian Piutang dan Hutang terakhir pelaporan menggunakan rate berapa).
  • Pada saat Penerimaan atau Pembayaran dari Customer atau Vendor Mata Uang Asing ini, akun selisih kurs yang digunakan adalahRealize Gain/Loss.
B. Period End ( Activities | Periodik | Period End)
Pada saat Pelaporan, untuk dapat melaporkan akun-akun mata uang asing dengan Rate Current(Rate yang berlaku pada saat pelaporan) maka perlu dilakukan Adjustment. Yaitu menampilkan saldo akun mata uang asing dengan konversi menggunakan rate saat pelaporan.
Yang kita lakukan adalah setiap akhir periode pelaporan, lakukan Period End dari Activities | Periodik |Period End. Akan ditanyakan Rate pelaporan yang akan digunakan di periode yang dipilih untuk masing-masing jenis mata uang asing.
Accurate akan mengadjust dengan cara :
  • Membalik Saldo masing-masing account mata uang asing ke posisi sebaliknya sehingga 0.
  • Menampilkan saldo mata uang asing x Rate Period End, di tampilkan di posisi Debet atau Kredit tergantung saldo dari masing-masing mata uang asing tsb.
Pada saat Period End, akun Selisih Kurs yang digunakan untuk Account type Cash/Bank adalah Realize Gain/Loss dan diluar type tersebut masuk ke Unrealize Gain/Loss.
Hasil Jurnal Period End untuk Selisih Kurs dapat dilihat dari List | General Ledger | Journal Vouchers, Type Transaksi centang yang “Period End” saja.
Ditampilan jurnal hasil Period End, untuk setiap akun akan ada 3 baris akun yang dijurnal:
  1. Akun Mata Uang Asing bersangkutan untuk membalik saldo yang ada di GL(List – General Ledger – General Ledger Detail untuk akun bersangkutan). Disini akan terlihat kolom Rate adalah hanya hasil bagi dari Debet atau Kredit yang dibalik dibagi dengan Prime Amount(Nilai mata uang asing nya), karena intinya disini untuk membalik saldo yang ada di GL.
  2. Akun Mata Uang asing bersangkutan untuk menampilkan saldo sesuai dengan Rate Current/Rate yang mau digunakan untuk pelaporan periode bersangkutan.
  3. Akun Selisih  Kurs yang menampung selisih dari dua baris akun diatas.
(Available for v3 & v4)


Monday, May 20, 2013

Mencatat Biaya Kena Pajak

Untuk mencatat biaya-biaya yang kena pajak dan mau diakui Pajak nya sebagai PPn Masukan(seperti Biaya Internet, Pembelian Perlengkapan Kantor), ikuti langkah berikut :
  1. Pastikan kita sudah membuat kode pajak, jika belum silakan ikuti langkah membuat kode pajak disini.
  2. Buat Item Biaya kena pajak dari List | Items, klik New, isi kode dan nama sesuai nama Biaya yang dimaksud. Setting bagian Purchase Tax Code dengan kode pajak yang sudah kita buat. Lalu Set GLAccount(akun-akun) semua ke Account Biaya atau ke Account mana kita mau alokasikan pencatatan kita di posisi debet lawan Hutang nya, kecuali untuk account Unbilled biarkan tetap ke Unbilled Goods Account. Save&Close.
  3. Buat Purchase Invoice dari Activities | Purchase | Purchase Invoice, klik New, pilih Vendor yang dimaksud, lalu pilih item yang kita buat di langkah 2 diatas. Isi Qty 1 dan Unit Price sebesar tagihan. Pastikan dibaris item sudah muncul kode pajak. Jika Vendor sudah kena kode pajak yang sama, maka tagihan ini akan muncul PPn-nya juga. Sehingga Jurnal yang terbentuk adalah :
(Dr) Biaya    xxxx
(Dr) PPn       xxxx
(Cr)  Hutang(A/P)      xxxx

Untuk pelunasan diinput dari Activities | Purchase | Purchase Payment/Vendor Payment.

(Available for v3 & v4)


Sumber : ACCURATE SOLUTION CENTER

Perlakuan Piutang PPn untuk Customer Wajib Pungut (WAPU)

Untuk customer Wajib Pungut(Wapu), perlakuan input transaksi Penjualannya sama seperti kita input transaksi Penjualan kena pajak bukan pemungut.
Yang harus dilakukan agar PPn tidak terhutang karena Customer setor sendiri ke pajak, pada saat Customer melunasi :
  1. Activities | Sales | Sales Received, pilih Customer lalu centang Faktur yang dimaksud
  2. Klik kanan di baris Faktur tsb pilih Disc Info/write-off, Disc Amount isi sebesar PPn nya, dan Disc Account pilih ke Account PPn Keluaran, klik Ok.
  3. Maka di kolom Payment Amount di baris Faktur yang dicentang akan muncul nilai yang sudah dipotong sebesar Disc Amount yang dijurnal posisi debet ke akun PPn Keluaran.
Secara pelaporan di SPT Masa sendiri yang perlu diperhatikan adalah Type Pajak dari Customer (List – Customer, edit customer dimaksud, di Tab Sales pilih 03 Pemungut PPn).

(Available for v3 & v4)


Sumber : ACCURATE SOLUTION CENTER

Mengetahui IP Address Komputer

Apabila Anda menggunakan ACCURATE dengan lebih dari satu komputer, maka informasi IP address komputer server, serta cara mensettingnya sangat diperlukan. Berikut ini langkah-langkah untuk mengetahui informasi IP address suatu komputer, cara mengetahui 2 komputer atau lebih sudah saling terkoneksi dan juga cara mensetting ip address komputer.
  • Untuk mengetahui IP Address suatu komputer caranya dari Start di Windows, klik Run kemudian ketikkan cmd lalu OK.
  • Akan tampil layar hitam seperti pada contoh gambar dibawah, kemudian pada kursor yang bergerak ketikkan ipconfig lalu Enter
ip1
  • Pada layar tsb akan diinformasikan IP address dari komputer Anda, sebagai contoh dari gambar diatas, IP address nya adalah 192.168.1.219
  • Selanjutnya, apabila Anda ingin mengetahui satu atau dua komputer apakah sudah ada koneksi jaringan atau belum, langkah-langkahnya sama seperti Anda mengetahui ip address, tetapi yang Anda ketikkan adalah ping “IP dari komputer yang akan Anda tes sudah ada koneksi dengan komputer Anda atau belum”.
  • Ketikkan ping (ip address komputer yang dituju). Sebagai contoh dari komputer A, yang ber IP kan 192.168.1.123 ingin mengecek koneksi dengan komputer yang ber IP kan 192.168.1.219, maka format pengetikannya ping 192.168.1.219
  • Jika dikonfirm Reply, berarti kondisi 2 komputer tersebut sudah terhubung, tetapi jika dikonfirmasi Request Time Out ataupun Destination Host Unreachable, berarti kedua komputer tersebut belum terhubung. Anda dapat mengecek kabel LAN atau Wireless Anda apakah sudah terhubung dengan benar.
ip2
  • Selain itu apabila Anda ingin mensetting IP address komputer Anda, maka Anda dapat mensettingnya dari menu Start | Control Panel, lalu pilih Network Connection, selanjutnya pada bagian LAN atau Wireless Network Connections klik kanan pilih Properties, akan muncul tampilan seperti pada gambar, klik pada bagian TCP/IP, lalu dibagian IP address dan Subnet Mask silahkan Anda tentukan. (Untuk proses ini sebaiknya dilakukan oleh bagian IT perusahaan Anda atau yang memahami masalah jaringan).
ip3

(Available for V3 & V4)


Sumber : ACCURATE SOLUTIN CENTER

Posting PPh 22 di Purchase Invoice

Untuk penginputan PPh 22 di dalam Accuratenya bisa mengikuti langkah-langkah sebagai berikut :
  • Buat akun PPh 22 dari Menu List | Chart of Account  | Klik New 


  • Pilih untuk tipe Akun ” Other Current Asset “, isikan no Akun, dan nama Akun PPH 22 

  • Setelah pembuatan Akun PPH 22, langkah selanjutnya adalah untuk di posting ke dalam Purchase Invoice,  masuk ke Menu Aktivitas | Purchase | Purchase Invoice

  • Isikan informasi dari data purchase invoice tsb seperti nama Vendor, No Invoice, pilih Item dan Isikan kode pajak nya.

  • setelah mengisikan informasi dari Purchase invoice di bagian tab Item, sekarang kebagian tab Expense untuk penginputan PPH 22 nya :

untuk nilai totalnya :

  • Jurnal yang terbentuk dari transaksi tersebut adalah : 

(Available For V4)



Mengatur Jarak baris Item di Preview Invoice

Bagaimana menentukan jarak baris setiap item di Preview Invoice, berikut ini langkah-langkah nya (Contoh form Sales Invoice):
  1. Setup | Form Template |  Sales Invoice, edit/double klik Template Name Sales Invoice yang mau disetting. Klik Design As Frf.
  2. Ditampilan Design As Frf, kita klik sekali di memo dengan variable [Item Description], lalu tekan F11 di Keyboard.
  3. Akan muncul tampilan Object Inspector, disana dibagian LineSpacing secara default adalah 2, silakan di ganti angka tsb disesuaikan kita mau tambah tinggi baris item maka diperbesar misal ganti jadi 5,  atau mau dibuat lebih pendek untuk setiap baris item nya ganti jadi 1 dibagian LineSpacing ini.
Catatan :
  • Minimal LineSpacing adalah 1.
  • Jika sudah di set 1 masih dirasa kurang kecil, set Font Size bagian Detail baris item tsb dengan cara Edit template tsb, kebagian memo [Item No.] dengan cara klik sekali di memo tsb, lalu set Font Size di toolbar diatas yang semula 10 misal jadi 8, lakukan hal yang sama dengan memo lainnya seperti [Item Description] [Qty][Unit Price] dll
  • Cara lain jika mau ditambah jarak antar item nya, di Designer kita double klik memo [Item Description] misalnya, akan keluar tampilan Text Editor, tambahkan Enter(sebanyak space yang diperlukan) dibawah tulisan [Item Description] di Text Editor tsb, lalu klik tanda Cawang/ok, Close Designer, pilih Yes untuk konfirmasi Save Changes.
(Available for v4)


Sumber : ACCURATESOLUTION CENTER

Jurnal Pajak Penghasilan (PPh psl 29)

Pengakuan Pajak Penghasilan dijurnal di Accurate dari Activities | General Ledger | Journal Voucher,  jurnal nya adalah :

(Dr) Income Tax     xxxx
(Cr) PPh Psl 25      xxxx   (jika ada)
(Cr) PPh psl 29      xxxx

Pada saat PPh psl 29(Hutang Pajak Penghasilan) mau disetor ke Pajak, buat Jurnal :
(Dr) PPh psl 29        xxxx
(Cr) Cash/Bank     xxxx

Account Type :
PPh psl 25 = Other Current Asset(Aktiva Lancar Lainnya)
PPh Psl 29 = Other Current Liabilities (Hutang Lancar Lainnya)
Income Tax = Other Expense (Beban Lain-lain)  dan

*) Account Income Tax ini yang kita pilih di Setup | Preferences | Taxation, bagian Income Tax agar Account Income Tax ditampilkan di posisi setelah Net Income di Report Profit & Loss.

(Available for v3 & v4)
*) Available for v4


Sumber : ACCURATESOLUTION CENTER

Jurnal Pembagian Deviden

Dari Activities | General Ledger | Journal Voucher, buat jurnal  :

(Dr) Laba Ditahan/ Deviden    xxxx
(Cr) Hutang Deviden                   xxxx

Pada saat Deviden di bayarkan, buat jurnal :

(Dr) Hutang Deviden                 xxx
(Cr) Kas/Bank                            xxxx

Jika pada saat Pengakuan adanya Hutang Deviden lawan nya adalah account Deviden/tidak langsung memotong saldo Laba Ditahan. Di awal tahun berikutnya kita bisa nol kan kembali account Deviden tsb lawan kan ke Laba Ditahan.

Jika ada penggunaan account Deviden, Account Deviden Account Type-nya di Accurate adalah Equity.

(Available for v3 & v4)




Ganti komputer, Pindahkan registrasi (Migrasi)

Berikut ini langkah-langkah memindahkan registrasi v4 jika kita ada ganti komputer :
  1. Masuk ke web registrasi Accurate v4 yaitu  http://register.cpssoft.com/
  2. Login menggunakan login registrasi kita yang kita dapat dari tempat kita membeli Accurate waktu awal pembelian Accurate.
  3. Setelah login kita kebagian Daftar Serial No.
  4. Dibaris Computer No yang mau di Migrasi, kita ke bagian kolom Serial Number nya, ada tombol Hint gambar burung, klik disana.
  5. Akan ditanyakan Computer No Baru, isikan Computer No yang didapat dari Komputer Pengganti(Help | Register, Computer No), lalu klik button Migrasi.
  6. Akan diinformasikan Serial Number dari komputer pengganti. Masukkan Serial Number tersebut ke Komputer pengganti dari Help | Register | I have Received Serial Number.
  7. Setelah diisi dengan Serial Number baru, akan ditanyakan Serial Number lama nya, jika kita tidak ada catatannya, bisa di cek dari Daftar Serial No kita di Web Registrasi berapa nomor Serial Number lama nya, baru kemudian klik Register.
(Available for v4)