Tuesday, September 1, 2009

Yang Baru di ACCURATE V.4

Pada ACCURATE Versi 4, terdapat perubahan pada tampilan dan struktur menu seperti berikut:
Eksport Import Transaction
File Export Import Transaction di ACCURATE versi 4 merupakan perbaikan fitur Export Import di ACCURATE versi 3 dimana di versi 3 aktifitas expor dan impor transaksi hanya dapat dilakukan pada Modul Penjualan saja, yang meliputi aktifitas Sales Invoice, Sales Return dan Customer Receipt. Di versi 4, lebih banyak modul yang dapat dieksport dan import. Modul tersebut antara lain:
1. Currency 6. Sales Order 11. Purchase Invoice 16. Other Payment 21. Tax
2. Item 7. Delivery Order 12. Purchase Return 17. Customer Type
3. Account 8. Sales Invoice 13. Vendor Payment 18. Salesman
4. Customer 9. Sales Return 14. Journal Voucher 19.Commission Range
5. Vendor 10. Customer Receipt 15. Other Deposit 20. Selling Price Adjustment

Sama halnya dengan fitur Export Import Versi 3, file yang digunakan sebagai media export dan import data transaksi adalah file berstruktur XML file, hanya saja struktur Tag nya berbeda dengan versi sebelumnya.

Export Import ACCURATE Versi 4 bisa dilakukan per transaksi atau sekelompok transaksi hanya dengan mengekspor Data Insert dan Delete, tidak untuk kondisi Edit (Update), jadi data dalam kondisi insert atau edit, ACCURATE tetap menganggap data tersebut adalah mode insert saat diimport ke database lain.


Import Selling Price Dari File EXCEL
Berfungsi untuk melakukan import selling price item dari file Excel. Jadi ACCURATE akan membuatkan Selling Price Item dari File Excel. Jadi ACCURATE akan membuatkan Selling Price Adjustment baru dengan detil nilai selling price yang diisikan sesuai file excelnya.


Sales Quotation
Pada modul penjualan di ACCURATE Versi 4 telah tersedia formulir Sales Quotation yang dapat Anda gunakan untuk mencatat penawaran penjualan kepada pelanggan. Formulir ini dapat Anda catat sebelum pencatatan pesanan pelanggan jika diperlukan. Sifat dan prilaku penginputan formulir ini hampir sama dengan formulir Sales Order.

Berbeda sedikit dengan formulir Purchase Requisition, untuk Sales Quotation user langsung dapat membuat Sales Invoice tanpa melalui Sales Order terlebih dahulu. Jadi kemungkinan alur yang bisa dilakukan antara lain:
1. Sales Quotation Sales Order Delivery Order Sales Invoice
2. Sales Quotation Delivery Order Sales Invoice
3. Sales Quotation Sales Invoice


Purchase Requisition
Pada modul pembelian di ACCURATE Versi 4 telah tersedia formulir Purchase Requisition. Formulir ini dapat Anda gunakan untuk mencatat permintaan pembelian barang yang diajukan oleh bagian/divisi/deparemen lain dalam perusahaan ke bagian pembelian. Misalnya : Divisi Marketing mengajukan permintaan pembelian barang kepada bagian pembelian. Aktifitas ini dapat dicatat pada formulir Purchase Requisition.

Sifat dan prilaku penginputan formulir Purchase Requisition mirip seperti Purchase Order, hanya saja pada formulir ini tidak ada nama vendornya. Urutan penginputannya adalah : Purchase Requisition Purchase Order Receive Item Purchase Invoice.

Product Serial/Batch Number Dan Expired Date
Berfungsi untuk mencatat nomor seri atau batch barang yang masuk atau keluar dari Gudang. Terdapat 2 metode penomoran yaitu Serial dan Batch. Perbedaannya, nomor serial adalah 1 nomor serial hanya untuk 1 kuantitas barang sedangkan nomor batch adalah 1 nomor batch bisa digunakan untuk lebih dari 1 kuantitas barang.

Properti-properti yang berhubungan dengan fitur ini:
1. Manage Serial Number
2. Force Serial Number Selection on Transaction
3. Can Deliver Serial Number even has no stock available
4. Serial Number Type
5. Manage Expired Date


Invoicing Do Dan Bill RI Secara Bertahap
Merupakan perbaikan fitur Invoicing dan Bill versi 3. Fitur ini mempermudah Anda untuk mencatat transaksi penagihan 1 DO kepada pelanggan secara bertahap atau pencatatan penerimaan tagihan vendor secara bertahap atas 1 RI. Fitur ini memungkinkan Anda untuk mengedit kuantitas DO/RI yang ditagih pada formulir Sales Invoice/Purchase Invoice, sehingga memungkinkan 1 item DO di invoice lebih dari satu kali.

Warning Sales Price Di Bawah Nilai COGS
Berfungsi untuk memberikan warning (peringatan) kepada user, jika selling price yang diinput di formulir Sales Invoice dan Sales Order di bawah nilai Harga Pokok (Harga Beli) Barang yang dijual.


Recurring Transaction (Perulangan Input Transaksi)
Recurring Transaction berfungsi untuk memudahkan Anda menginput data formulir transaksi, dimana informasinya selalu sama, hanya dibedakan tanggal dan keterangan-keterangan lainnya.

Recurring dapat dilakukan di Formulir Purchase Invoice, Sales Invoice, Journal Voucher, Other Payment, dan Other Deposit.


Memorize dan Copy Detil
Memorize dan Copy Detail berfungsi untuk menyimpan dan menyalin informasi detail dari formulir transaksi. Fitur ini mempermudah Anda untuk menginput detail pada formulir dengan informasi yang sama atau hampir sama dengan detail formulir sebelumnya.

Formulir-formulir yang detailnya dapat dimemorize dan dicopy antara lain:
1. Other Payment 4. Sales Order 7. Purchase Order 10.Inventory Adjustment
2. Other Deposit 5. Delivery Order 8. Receive Item 11. Job Costing
3. Journal Voucher 6. Sales Invoice 9. Purchase Invoice 12. Project


Default Currency Dalam Mata Uang Asing
Default Currency dalam mata uang asing merupakan perbaikan dari default mata uang ACCURATE Ver.3.

Pada ACCURATE Ver.3, jika user mempunyai default mata uang dalam dollar, maka user akan kesulitan jika terdapat transaksi dengan mata uang rupiah disebabkan nilai tukar hanya menyimpan 4 decimal di belakang koma. Pada ACCURATE Ver.4, dimungkinkan untuk tetap menggunakan mata uang asing sebagai default mata uang, hanya saja nilai tukar (exchange rate) diisikan dengan tujuan membagi bukan mengalikan.


Uang Muka Dan Faktur Pajaknya
Fitur ini merupakan perbaikan dari fitur uang muka pada ACCURATE Versi 3 dimana uang muka dilakukan dengan membuatkan Customer Receipt atau Vendor Payment. Dari kondisi itu, kekurangan lainnya adalah uang muka penjualan tidak dapat dibuatkan Faktur Pajaknya.

Pada ACCURATE Versi 4, uang muka penjualan dicatat dengan menggunakan Sales Invoice Down Payment dan uang muka pembelian dicatat dengan menggunakan Purchase Invoice Down Payment. Pencatatan uang muka pada Sales Invoice Down Payment dan Purchase Invoice Down Payment menggunakan Item dengan tipe Non Inventory Part dengan kode barang -1. Barang dengan tipe Non Inventory Part ini secara otomatis telah disediakan ACCURATE.

Alur pencatatan uang muka dimulai dari Sales Order atau Purchase Order lalu Sales Invoice/Purchase Invoice Down Payment

Dengan demikian, pada saat Sales Order atau Purchase Order dibuatkan invoicenya, maka secara otomatis nilai uang muka dari Sales Invoice/Purchase Invoice DP akan dialokasikan (masuk) ke Invoice Baru tersebut.

Bukti Potong PPh 23
Berfungsi untuk mencatat pajak penjualan/pembelian atas jasa. Pajak PPh 23 dapat dikenakan di Customer Receipt ataupun Vendor Payment. Fungsinya mirip seperti Discount Write Off di Customer Receipt/Vendor Payment hanya saja diisikan di field khusus dan bukti potong dapat di print out.

No comments:

Post a Comment